REMBANGCYBER.NET, KOTA – Satreskrim Polres Rembang dibantu tim Polda Jawa tengah melakukan penyelidikan lanjutan dengan menyisir TKP hingga radius 200 meter.
Penyisiran dilakukan guna mencari barang bukti untuk mengungkap pelaku pembunuhan 4 orang sekeluarga di Desa Turusgede Kecamatan Rembang.
Penyisiran sendiri dilakukan pada Jumat (5/1/2021) pagi sekira pukul 09.00 WIB.
Kapolres Rembang, AKBP Kurniawan Tandi Rongre, melalui Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasatreskrim) Polres Rembang, AKP Bambang Sugito mengatakan, penyisiran melibatkan sedikitnya 44 personel polisi.
“Kita lakukan penyisiran lanjutan hingga 200 meter dari TKP untuk mencari barang bukti,” terangnya.
Kasatreskrim Bambang mengaku pihaknya sudah mengantongib bekas sidik jari yang diduga milik pelaku.
“Sudah, sudah ada bukti sidik jari diduga milik pelaku, nanti kami sampaikan. Kemungkinan (pelaku-red) lebih dari satu,” imbuhnya.
Sebelumnya, Polres Rembang juga telah mengerahkan anjing pelacak di lokasi kejadian untuk mengendus jejak pelaku guna memudahkan pengungkapan. Selain itu, polisi juga terus menggali informasi dari sejumlah saksi.
Diberitakan sebelumnya, satu keluarga yang terdiri dari 4 orang ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Kamis (4/2/2021) pagi sekira pukul 06.00 WIB.
Dari hasil olah TKP dan autopsi korban, mereka merupakan korban pembunuhan. Diduga mereka dipukul menggunakan benda tumpul saat masih terlelap.
Korban adalah keluarga Anom Subekti yang merupakan seniman kondang di Kabupaten Rembang sekaligus pemilik Padepokan Seni Ongko Joyo yang berada di Desa Turusgede Kecamatan Rembang Kota.
Selain Anom, istri, anak dan cucunya juga menjadi korban pembunuhan sadis tersebut.
Jenazah korban sendiri sudah dimakamkan pada Kamis malam di TPU Desa Kunir Kecamatan Sulang yang merupakan tanah kelahiran korban. Aba